By Petrus Wijayanto on Mar 24, 2009 in Pasangan Hidup, Kehidupan Mahasiswa, Partisipasi Warga, Masyarakat | 0 Comments
KEBUTUHAN PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI
BAGI MAHASIWA FISIPOL UKSW 2009
Oleh Tri Kadarsilo
E-mail: trikadarsilo@yahoo.co.id
Read the rest
By Petrus Wijayanto on Mar 19, 2009 in Kawruh Jiwa - Ilmu Bahagia | 0 Comments
Jonggringan 15 Maret 2009
GAGASAN DAN REALITAS EMPIRIS:
PERSPEKTIF KAWRUH JIWA
Oleh Tri Kadarsilo
E-mail : trikadarsilo@yahoo.co.id
Read the rest
By chandra on Mar 11, 2009 in Uncategorized | 0 Comments
satu minggu yg lalu para PKL dijalan pemuda dioprak2,disuruh nunggu keputusannya 1 minggu lagi tp sampai saat ini gak ada kejelasannya,jane pemerintah tu niat gak ngurusi kesejahteraan para PKL?Kasihan mereka yg memang hidup dari berjualan,ada yg sudah puluhan tahun disitu gak diperhatikan…mana lahan khusus buat para PKL?
By WIELSA R 10 FM on Feb 16, 2009 in Uncategorized | 1 Comment
Setiap hari saya selalu melewati Pasar Blauran. Sudah tak terhitung berapa kali saya mengeluh kepada diri sendiri dan kepada teman-teman saya yang juga merasakan ‘kesewotan’ akibat kurang nyamannya perjalanan kendaraan kami atas banyaknya lubang-lubang alias jeglongan-jeglongan di jalan Pasar Blauran. Apalagi jika musim hujan, maka lubang tersebut tak terlihat akibat genangan air. Hingga suatu saat pernah terjadi seorang pengendara sepeda motor yang tertipu oleh genangan air tersebut yang ternyata berupa lubang sekitar 10 cm. Sebenarnya laju kendaraannya tidak terlalu cepat, namun akibat ia kaget dan panik, ia tak bisa mengendalikan kendaraannya. Akibatnya ia pun terjatuh. Untung tak ada kendaraan lain di depan atau belakangnya. Bagi warga Salatiga yang seringkali melewati jalan itu, pastilah sudah hafal dimana saja lubang-lubang tersebut. Tapi bagi yang jarang melewati jalan tersebut, pastilah tidak siap melewatinya.
Di puncak keluhan saya bulan November 2008 akhir, ternyata pada bulan Desember 2008 awal telah dilakukan perbaikan dan penambalan di jalan Pasar Blauran. Tapi entahlah, karena perbaikan tersebut dilakukan pada musim hujan atau karena kualitas material yang digunakan di bawah standar, alhasil mulusnya jalan Pasar Blauran hanya dapat dinikmati kurang lebih satu bulan saja. Malahan lubang-lubang tersebut lebih parah. Mohon perhatian dari dinas terkait atas masalah ini.
By Petrus Wijayanto on Feb 15, 2009 in Masyarakat, Sampah, Pelayanan Publik | 0 Comments
(dari email yang masuk ke info@salatiga.biz)
Adventius Kelas Kamis 07-10 no presensi 20
Menjadi perhatian khusus apabila masalah sampah menjadi suatu hal yang sulit untuk ditangani.Padahal,bila dilihat dari sudut pandang tertentu masalah sampah bukanlah suatu masalah vital dalam konteks kemasyarakatan. Hal ini yang menjadi dasar pertimbangan yang harus dimulai dari “dasar” nya yaitu kesadaran buang sampah pada tempatnya.
Read the rest
By Petrus Wijayanto on Dec 10, 2008 in Pemerintah Kota, Pelayanan Publik | 2 Comments
Pada hari Selasa, 2 Desember 2008, saya datang ke Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Salatiga, di Jalan Sukowati, untuk mengurus Akte Kelahiran anak saya. Saya bisa membaca dengan jelas di poster yang dipasang di kantor itu, maupun di brosur yang ada di Kantor Kelurahan Sidorejo Lor, bahwa Akte Kelahiran diberikan GRATIS.
Read the rest
By Petrus Wijayanto on Dec 3, 2008 in Kawruh Jiwa - Ilmu Bahagia, Umum, Masyarakat | 1 Comment
FOLKLORISASI AJARAN
KAWRUH JIWA KI AGENG SURYAMENTARAM
DI TEGALREJO SALATIGA: TANGGAPAN
Tri Kadarsilo , FISIPOL Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk mentanggapi artikel Kristiningsih (2008) dengan cara melakukan penelitian deskriptif-eksploratif dengan studi kasus terhadap 15 responden terdiri dari pegawai dan mahasiswa UKSW, sopir angkot dan warga Komunitas Pelajar Kawruh Jiwa Salatiga. Mereka dipilih secara acak. Wawancara tak terstruktur dilakukan melalui telpon dan wawancara langsung. Unit-analisa sama dengan unit-amatan, adalah responden. Selain itu dilakukan studi pustaka tentang ajaran Ki Ageng Suryamentaram (KAS) dan Kawruh Jiwa (KJ), terutama Jonggringan yang dilakukan Komunitas Salatiga. Analisa dilakukan dengan analisa-isi dan statistik deskriptif. Hasilnya : studi ini berkesimpulan bahwa 4 ungkapan dan 2 parikan bagian dari folkklor Tegalrejo Salatiga, seperti disebut kan Kristiningsih (2008), sebagai dipengaruhi oleh ”Sanem” ajaran KAS, tidak terbukti.
Read the rest
By yohanes supriyanto on Nov 29, 2008 in Pelayanan Publik | 1 Comment
Setiap masuk kota mulai dari Ramayana sampai Traffic Light dekat Apotik Wahid, pemandangan sangat memprihatinkan. Pusat perkotaan Salatiga yang hanya sederet itu penuh sesak oleh kendaraan yang parkir tak beraturan. Di sepanjang jalan itu kita bisa menemukan berbagai macam jenis kendaraan roda dua, roda empat bahkan mobil penumpang ke salah satu daerah di pinggiran Salatiga. Ini adalah sebuah potensi untuk mendapatkan PAD bagi Pemerintah Kota Salatiga. Potensi itu apakah telah diolah dengan baik, dikelola dengan profesional atau hanya asal-asalan. Dalam media ini ijinkan saya sedikit mengulas dengan meng-compare dengan daerah lain.
Read the rest
By saam fredy marpaung on Nov 24, 2008 in Kota Salatiga | 0 Comments
Sekolah Menegah Atas Negeri (SMAN) 1 Salatiga keluar sebagai juara umum dalam Olimpiade Sains dan Ilmu Sosial Berbasis Komputer Se-Jawa Tengah, yang berlangsung di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Sabtu (22/11).
Keluar sebagai juara umum kedua, SMAN 1 Kendal, dan juara umum ke-3 diraih oleh SMA Kristen Terang Bangsa Semarang. Hadir menyerahkan trofi juara umum mewakili Rektor yang berhalangan, Wakil Rektor III UKSW Umbu Rauta, S.H., M.Hum.
SMAN 1 Salatiga mampu memenangkan 4 mata pelajaran dari 9 mata pelajaran (Mapel) yang dikompetisikan, yaitu Mapel Ekonomi, Fisika, Kimia, dan Astronomi. Selain Mapel tersebut, turut diperlombakan Mapel Biologi, Matematika, Sosiologi, Komputer, dan Pertanian.
Olimpiade Sains dan Sosial Berbasis Komputer yang merupakan bagian dari acara Dies Natalis ke-52 UKSW, dan diikuti oleh 24 SMA/SMK dari berbagai daerah di Jawa Tengah. (saam fredy_bphl).
By Petrus Wijayanto on Oct 5, 2008 in Kota Salatiga, Pemerintah Kota, Masyarakat | 1 Comment
Salam membebaskan,
Sekedar urun rembug agar dapat menjadi perhatian bersama. Kota Salatiga adalah kota wisata di jaman Belanda, banyak tempat/rumah/gedung bangunan peninggalan sejak jaman penjajahan Belanda.
Sayang sekali, bangunan tersebut tidak terlindunggi dengan baik oleh Pemkot. Andaikan, seperti Jakarta yang punya perda untuk bangunan2 kuno, maka rumah/gedung bangunan tersebut akan dapat dilindungi sebagai cagar budaya. Ke depan, tentu saja kita tidak ingin arus pembangunan mal/ruko/rukan menggeser/menggantikan rumah/gedung bangunan tersebut.
dikirim oleh j teguh :